Sejarah Wilayah Sidoharjo

Kelurahan Sidoharjo
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Timur
Kabupaten Lamongan
Kecamatan Lamongan
Kodepos 62217
Luas 2,14 km²
Jumlah penduduk 5.479 jiwa
Kepadatan 2.492 jiwa/km²

Sidoharjo adalah sebuah kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Beralih dari Desa Sidoharjo menjadi Kelurahan Sidoharjo sejak 1 Januari tahun 1981 pada waktu itu yang menjabat Sebagai Kepala Desa yaitu Bpk. Lurah Imron Salim yang kemudian diangkat sebagai lurah yang pertama di Kelurahan Sidoharjo setelah itu digantikan oleh bpk. Yusuf Anez yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris Lurah Sidoharjo dalam masa priode 1984-1987 . Setelah itu tonggak kepemimpinan di kelurahan sidoharjo beralih ke bpk. Lurah Sikin pada tahun 1987-1997 dan setelahnya dilanjutkan oleh bpk. Lurah H. Chairul Anam sampai dengan tahun 2005, tahun 2006-2008 yang menjabat sebagai lurah Sidoharjo adalah Bpk. Lurah Suwojo. Pada tahun 2008 kepemimpinan dikelurahan sidoharjo mengalami kekosangan dan di isi Plt. Lurah Bpk. Joni Suharto selama 6 bulan, yang kemudian diisi definitif oleh Bpk. Lurah Setyo Basuki yang menjabat selama 2008-2010, kemudian setelah kepemimpinan Bpk. Lurah Setyo Basuki Kelurahan Sidoharjo dipimpin oleh Bpk. Lurah Zainal Aripin yang menjabat selama 6 tahun mulai tahun 2010-2016. kemudian terhitung mulai 31 Desember 2016 yang menjabat sebagai lurah adalah bapak Suwanto Sastrodiharjo.

Perbatasan

Utara Kelurahan Tumenggungan dan Jetis
Selatan Desa Sidomukti
Barat Kelurahan Sukomulyo dan Wajik
Timur Kelurahan Tlogoanyar

Demografi

Wilayah Kel. Sidoharjo terletak di dataran rendah dan ketinggian 4 m dari permukaan laut dengan curah hujan 2.000 mm/tahun serta suhu rata-rata 34ºC.

Wilayah Kel. Sidoharjo dihuni oleh 1.200 kepala keluarga dengan jumlah penduduk keseluruhan 5.479 jiwa yang terdiri dari 2.745 laki-laki dan 2.734 perempuan yang terbagi menjadi 6 RW dan 21 RT

Penduduk Sidoharjo bermatapencaharian sebagai petani, petambak dan pengusaha di bidang industri rumah tangga.

Infrastruktur

Untuk mencapai Sidoharjo dapat menggunakan sarana transportasi berupa kendaraan roda empat dan sepeda motor/ojek. Wilayah Sidoharjo juga dilengkapi dengan prasarana berupa 1 pasar umum yang merupakan pasar basah terbesar dilingkungan kecamatan lamongan, 6 toko besar yang berjualan mebelair, fashion, makanan, dll. Di Sidoharjo juga terdapat beberapa restoran antara lain dapur kopi, cafe larasliris, kedai hikmah, dll. terdapat juga 3 kantor unit bank antara lain Bank Jatim, Bank BRI, Bank Mandiri. dari segi infrastuktur keagamaan di kelurahan Sidoharjo terdapat 6 Masjid, 16 Musholla dan 1 Pondok Pesantren.